oleh

Edan Satu kelurga Bersekongkol Jadi Bandar Narkoba Di Kabupaten Jombang

JOMBANG. FAAMNEWS.COM | Diselah penempatan kantor Ruang Satuan Unit Reskoba Polres Jombang yang semula di bongkar total kini sudah mulai di tempati dengan di sertai tasyakuran dengan tumpeng, Kini gelar ungkap kasus Peredaran besar Narkoba di wilayah kabupaten Jombang Selasa 28/02/2021

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho S.Ik, memberikan apresiasi kepada kepada Anggotanya satuan unit Reskoba atas keberhasilan membongkar peredaran bandar narkoba di Kabupaten jombang.

Penangkapan yang dilakukan Unit Reskoba Polres Jombang terhadap 4 orang tersangka 2 laki-laki dan 2 Perempuan yang masih dalam satu keluarga, Joko Heriyanto alias Bapak (46) bersama istrinya Anik Wijayanti (40) yang merupakan mertua dari tersangka EKO FARIS HANDRYANTO alias DOMBER.(25) bersama istrinya VALUPI, (21) kini dibekuk Unit Reskoba polres Jombang.

Ke 4 tersangka pasutri ini merupakan hasil pengembangan terkait pelaku lain sebelumnya, dari penyelidikan kemudian unit Reskoba polres Jombang berhasil melakukan  penangkapan beserta barang bukti yang didapat ditempat kediaman pasutri tersebut.

Adapun barang bukti, yang diamankan unit Reskoba yaitu, 1 satu) buah tas tupper ware warna orange berisi kaleng biskuit monde yang didalamnya terdapat 1 (satu) plastik klip yang terbungkus dengan solasi warna merah, diduga berisi sabu dengan berat kotor (105,78 gr).
Dan 1 (satu) plastik klip yang terbungkus dengan solasi warna merah diduga berisi dengan berat kotor (105,37 gr), 1 (satu) plastik klip yang terbungkus isolasi warna coklat diduga berisi sabu dengan berat kotor (108,34 gr) beserta 3 (tiga) pack plastik klip kosong, Selain itu polisi mendapatkan lagi barang bukti, 1 (satu) plastik klip yg terbungkus isolasi warna merah diduga berisi sabu dengan berat kotor (11,50 gr), 1 (satu) plastik klip dengan  terbungkus isolasi warna merah diduga berisi sabu dgn berat kotor (11,54 gr), 1 (satu) plastik klip yang terbungkus isolasi warna merah diduga berisi sabu dengan berat kotor (11,86 gr), 1 (satu) plastik klip  terbungkus isolasi warna yang sama diduga berisi sabu dengan berat kotor (5,91 gr).

Penggeledahan terus di lakukan hingga polisi menemukan 1 (satu) plastik klip yang terbungkus isolasi warna merah diduga berisi sabu dengan berat kotor (5,94 gr),  1 (satu) plastik klip yang terbungkus isolasi warna merah diduga berisi sabu dengan berat kotor (6,01 gr), 1 (satu) plastik klip yang terbungkus isolasi warna merah diduga berisi sabu dengan berat kotor (6,56 gr) 1 (satu) plastik klip yang terbungkus isolasi warna merah diduga berisi sabu dengan berat kotor (2,05 gr), 1 (satu) plastik klip diduga berisi sabu dengan berat kotor (20,45 gr), 1 (satu) plastik klip diduga berisi sabu dengan berat kotor (2,49 gr),  1 (satu) plastik klip diduga berisi sabu dengan berat kotor (1,07 gr), 1 (satu) plastik klip diduga berisi sabu dengan berat kotor (3,70 gr), 1 (satu) plastik klip diduga berisi sabu dengan berat kotor (0,36 gr).

Dari hasih barang bukti yang terkemas bervariasi dengan jumlah total berat kotor keseluruhan sabu (408,93 gr / empat ons lebih).

Polisi juga mengamankan 1 (satu) buah timbangan digital warna hitam, 2 (dua) pack plastik klip kosong, 1 (satu) buah gunting warna hitam dan 1 (satu) buah isolasi warna merah dan 1 (satu) buah isolasi warna coklat.

Selain itu polisi juga mendapatkan  Seperangkat alat hisap sabu yang sudah terangkai dengan pipet kaca (bong) dan 1 (satu) buah kotak plastik warna hitam yang didalamnya terdapat – 1 (satu) pack kertas label vitamin B1. – 1 (satu) pack plastik bening. 1 (satu) pack sedotan plastik. 4 (empat) buah korek api, 4 (empat) kardus yang terbungkus glangsing warna putih masing-masing didalamnya terdapat 32 (tiga puluh dua) botol plastik warna putih dari masing-masing botol berisi 1.000 (seribu) butir Pil berlogo “Y”, dengan jumlah total  keseluruhan (128 botol berisi 128.000 butir)

Polisi juga mengamankan 2 (dua) buah HP milik tersangka yaitu merk Oppo warna putih dengan kombinasi hitam dan HP merk Oppo warna putih kombinasi hitam masing-masing beserta simcardnya, Dari keseluruhan barang bukti tersebut ditafsir senilai 1 Milyard.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti akan di kembangkan di Mapolres bagian Satresnarkoba Polres Jombang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Adapun pasal yang di langgar oleh tersangka yaitu, Setiap orang dengan sengaja tanpa hak melakukan tindak pidana permufakatan jahat melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 (lima) gram dan atau menyimpan, memiliki, menguasai atau menyediakan Narkotika, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2)  aasSubs Pasal 112 ayat (2) yo Pasal 132 ayat (1) UURI No.35 th 2009 tentang Narkotika dan dengan sengaja turut serta melakukan tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standart persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 UURI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  (jib/FN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed