oleh

DPW Pemuda LIRA Jatim Bongkar Keterlibatan Wakil Walkot Malang Dalam Kasus Dugaan Korupsi Berjamaah

-Hukum-261 views

MALANG, faamnews.com – Dewan Perwakilan Wilayah Pemuda Lumbung informasi Rakyat Jawa Timur (DPW PEMUDA LIRA JATIM) terus membongkar keterlibatan Wakil walikota Malang priode 2013 – 2018 Sutiaji, yang saat ini menjabat sebagai Walikota dalam kasus Korupsi Berjamaah Legislatif dan Eksekutif Kota Malang Tahun 2013. Minggu, (02/05/2021)

Imam syafii dengan tegas mengatakan dari Hasil kajian bidang hukum DPW PEMUDA LIRA Jawa Timur, di jelaskan dalam BAP bahwa Sutiaji bersama sama dengan Moh. Anton berperan aktif dalam perkara suap terhadap Legislatif (DPRD Kota Malang),

“ kami mengkaji hasil putusan peradilan tipikor surabaya, Peran Sutiaji cukup signifikan” Tukas imam syafii Selaku Ketua DPW Pemuda Lira Jatim.

Dirinya berharap KPK segera menindaklanjuti dari pada keterlibatan orang Nomor satu di kota malang saat ini, agar tidak terkesan ada pembiaran sehingga KPK tidak dinilai tebang pilih di mata masyarakat bahwa yang bersangkutan masih diberikan kelonggaran atau toleransi satu periode jabatan kemudian akan di proses setelah jabatan berakhir.

“ini kan lucu,,; karena apabila sudah terbukti turut serta dalam rangkaian tindak pidana korupsi maka proses hukum tidak mengenal toleransi, Jangan sampai KPK dinilai tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum dan Pemberantasan Korupsi yang terjadi di Kota Malang”.

lebih lanjut imam syafii menyampaikan bahwa berdasarkan uraian tersebut diatas terlihat adanya niat dan kerjasama yang erat antara terdakwa Cipto Wahyu Moch Anton bersama sama Sutaji dan Jarot Edy Sulistiyono untuk memberi sesuatu berupa uang sebesar Rp 700.000.000 kepada DPRD Melalui Moch Arief Wicaksono selaku ketua DPRD Kota Malang, persetujuan pihak ke 3 kegiatan tersebut diatas yang di ajukan oleh Pemkot Malang, maka unsur ‘ Yang melakukan, Yang menyuruh melakukan atau turut serta melakukan perbuatan pidana” terdakwa Cipto Wiyono Telah Terbukti secara sah dan meyakinkan.

“Berdasarkan data dan kajian yang saya miliki, bila aparat penegak hukum tidak bergerak dan terkesan pasif, DPW PEMUDA LIRA JATIM akan terus bergerak bersama elemen masyarakat anti korupsi lainnya  dan akan meluruk ke Gedung Merah Putih KPK RI di Jakarta untuk meminta memproses,menangkap dan memenjarakan seperti yang lainnya yang sudah menjalani hukuman akibat perbuatannya” Pungkasnya. (Imam Kusairi/Sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed