oleh

Ditlantas Polda Metro Jaya Bantah Aplikasi Bermasalah, Jumlah Pemohon SIM Online Bertambah

-Hukum-28 views

JAKARTA, faamnews.com – Kepala Seksi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Agung Permana menampik bahwa ada masalah dalam aplikasi Digital Korlantas Polri.

Pasalnya, sampai saat ini pihak Satpas SIM Daan Mogot masih terus memproses data permohonan perpanjangan SIM yang masuk lewat aplikasi tersebut.

Bahkan kata Agung, jumlah pemohon SIM online terus bertambah dari hari ke hari.
“Sampai saat ini saja jumlahnya menjadi 200 pemohon. Artinya kepuasan terhadap mutu pelayanan di bidang publik terhadap Polri ini bertambah,” jelasnya, Jumat (16/4/2021).

Angka pemohon itu meningkat berkali-kali lipat dibanding hari pertama peluncuran Selasa (13/4/2021) yang jumlahnya hanya 10 pemohon.

Pihak petugas perpanjangan SIM Online juga tidak mengalami kendala sistem dalam memproses perpanjangan SIM pemohon.

Diharapkan aplikasi Digital Korlantas Polri itu menjadi pilihan bagi pemohon perpanjangan SIM.

Karena selain dapat meminimalisir antrean juga dapat memutus praktik percaloan dalam pembuatan SIM

Sehingga diharapkan program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yaitu PRESISI (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan) dapat terwujud.

Sementara itu, salah satu pemohon SIM online Fido mengatakan bahwa tidak alami kesulitan dalam membuat SIM Online.

Saat itu Fido hanya tinggal mengisi data di aplikasi Digital Korlantas Polri pada 13 April 2021.

Setelah semua data terisi, ia menjalankan tes psikologi secara online di aplikasi tersebut.

Kemudian ia juga menjalani pemeriksaan kesehatan di Satpas SIM Daan Mogot.

Setelah itu hasil pemeriksaan kesehatan diunggahnya ke aplikasi Digital Korlantas Polri.

“Kemudian tanggal 15 April 2021 siang saya menerima SIM fisik yang dikirim langsung ke rumah,” jelasnya.

Warta Kota mencoba menjajal aplikasi Digital Korlantas Polri yang dapat diunduh di Play Store pada Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 10.00 WIB

Hasilnya tidak ada kendala dalam membuka aplikasi tersebut.

Pelanggan hanya diminta isi nomor handphone aktif untuk kemudian dikirim kode OTP.

Setalah memasukan kode OTP pelanggan diminta membuat pasword.

Setelah mempunyai pasword pelanggan dapat memilih layanan.

Beberapa layanan disediakan ialah layanan SIM dan layanan ETLE.

Pada layanan SIM, pemohon diminta isi data diri seperti nama sesuai KTP dan NIK.

(Rika Nengsih)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed