oleh

Diduga pengerjaan Pokmas yang dikerjakan kelompok masyarakat tidak sesuai RAB.

Sampang,faamnews.com sampang_ Pembangunan Proyek Plengsengan sepanjang kurang lebih 300 M. dengan penyerapan anggaran 200juta an yang dikerjakan oleh pokmas (Kelompok Masyarakat) di dusun kaju abuh laok, yang di subnet oleh MHR sekaligus owner dari POKMAS tersebut di desa ketapang timur kecamatan ketapang Kabupaten Sampang diduga tidak sesuai dengan RAB serta dibangun asal-asalan juga tanpa adanya papan nama atau prasasti,

Pengerjaan pelengsengan yang dikerjakan oleh Pokmas (kelompok masyarakat) juga tidak ada keterbukaan, salah satu contohnya tidak ada prasasti atau papan nama sehingga pengerjaan asal-asalan Tersebut melanggar hukum dalam pasal yang sudah tertuang di kitab Undang Undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP)

salah satu anggota LMP (Laskar peduli masyarakat) muhammad aji yang juga selaku putra daerah sampang ketapang timur sangat menyayangkan, perihal pengerjaan pelengsengan yang dilakukan oleh Pokmas (Kelompok masyarakat), pihaknya sangat menyayangkan, sebab korlap dari proyek pokmas yg dikerjakan abal-abal ini berinisial ( R ) juga kenal baik sama pihak kami,
imbuhnya.

Kami sudah menjalin hubungan dan sinergitas dengan baik korlapnya yaitu ( R ) untuk disampaikan pada owner/pengelola pokmas tersebut.
namun hingga saat ini belum ada tindakan yg konkrit untuk membenahi pekerjaan pokmas yang asal-asalan ini.

maka kami selaku anggota dari LMP (laskar peduli masyarakat) meminta kepada (MHR) atau kepada korlap nya yang berinisial ( R ) untuk segera memperbaiki.
jika dalam 24 jam tidak ada tanggapan maka kami akan naikkan kasus ini ke pihak yang berwenang,”Paparnya.

dalam Pantauan laskar peduli masyarakat, LMP terkait pembangunan pelengsengan ini di sinyalir asal-asalan batu-batu hanya sekedar ditumpuk saja dilapisi semen dari atas. Diduga kualitas nya juga Abal Abal dimohon kepada pihak konsultan dan juga penanggung jawab( dinas terkai) agar memberi warning kepada pokmas dan korlap dari pokmas ini.
jika tetap tidak ada tanggapan kami atas nama LMP (Laskar peduli masyarakat) akan melaporkan hal ini ke aparat penegak hukum dan dinas terkait dengan berkas data yang valid,” Ungkapnya. (Jml)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed