oleh

Di Tempat Rehabilitasi Sosial Sidoarjo Tidak Ada, Lalu Di Mana Tersangka Narkoba Asal Dusun Randupukah, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Berada??.

-Hukum-83 views

GRESIK, faam news com — Pada Pasal 127 ayat 3 UU Narkotika menyebutkan setiap orang penyalah guna narkotika Golongan I (ganja, sabu-sabu, kokain, opium, heroin, dll) bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun. Kemudian, pengguna narkotika Golongan II (morfin, pertidin dll) bagi diri sendiri di pidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun. Terakhir, pengguna narkotika Golongan III (kodein, dll) bagi diri sendiri di pidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun.

Sedangkan pada Pasal 127 ayat 3 menyebutkan jika penyalah guna narkoba terbukti hanya menjadi korban, maka individu terkait wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial sesuai isi dari undang-undang tersebut.

Hanya saja, saat ini korban lebih banyak di jerat dengan Pasal 112 tentang penyalah gunaan narkoba karena lebih mudah dalam hal pembuktian.

Satreskoba Polres Gresik yang di duga menerima upeti senilai Rp 110.000.000 (seratus sepuluh juta rupiah) per kepala terkait pelepasan ke 3 orang tersangka pidana narkoba di Dusun Randupukah Desa Gadung Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik, pada hari Selasa (16/03/2021) beberapa waktu lalu telah di bantah oleh Kasat Narkoba Polres Gresik.

Menurut Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Heri Kusnanto mengatakan, “itu tidak benar di pemberitaan Media Berita Fokus lalu, tersangka kami serahkan ke pihak tempat Rehabilitasi Sosial di Sidoarjo dan kami tidak pernah melepas tersangka tersebut per kepala sejumlah uang Rp 110 Juta rupiah” Tegas dari Kasat Narkoba Polres Gresik.

Namun saat kami cek kebenaran dari kata-kata Kasat Narkoba di tempat Rehabilitasi Sosial Sidoarjo, menurut Bpk Sukardi SH MSI Kepala Rehabilitasi Sosial Sidoarjo mengatakan, tidak pernah menerima pelimpahan dari Polres Gresik untuk di Rehabilitasi di sini, dan sesuai Undang-undang nomer 23 Tahun 2014 untuk rehabilitasi Sosial di Kota maupun di Kabupaten tidak di beri kewenangan menangani rehabilitasi kasus narkoba, yang berhak untuk penanganan rahabilitasi narkoba kewenangan dari Provinsi dan UPT.

Di tambah kan lagi pak Sukardi mengatakan, jika pengguna narkoba di taruh di labsos itu tidak lah mungkin juga, di karenakan di sana khusus orang gangguan jiwa.

Dengan adanya hal ini, sungguh-sungguh sangat eronis dari stetmen dari Kasat Narkoba Polres Gresik tidak lah sama apa yang kita dapatkan di lapangan dengan stetmen yang di berikan oleh Bpk Sukardi SH MSi Kepala Rehabilitasi Sosial Sidoarjo.

Jika di tempat rehabilitasi Sosial Sidoarjo tidak ada, lalu di mana tersangka narkoba asal Dusun Randupukah, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik berada??.

Sampai berita ini di turunkan kami masih belum bisa menyimpulkan hal ini sebagai bentuk pelepasan tersangka narkoba, tapi dengan kenyamanan dan masyarakat bisa mengetahui hal ini kami mempublikasikan agar masyarakat tau kerja dari kepolisian dalam melayani mengayomi masyarakat kedepan nya.

(Agus & TIM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed