oleh

Di Duga Ilegal, Tambang liar Di Mojokerto Masih Marak Terjadi.

MOJOKERTO. Faamnews.com – Warga merasa Kwatir dari dampak dugaan pertambangan liar di Kepuhpandak, Desa Grogol, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto Jatim. Masih marak terjadi, padahal sudah ada warning dari pemerintah tentang praktik ilegal maining.

Namun, para penambang liar tersebut masih nekat beroperasi.

Di sinyalir, pemilik alat berat berupa excavator berukuran kecil tersebut milik H.( P) warga Mojokerto sendiri.

Dengan praktik ilegal maining tersebut, para penambang liar tidak memperhatikan titik koordinat area yang bakal di galinya.

Dengan seenaknya sendiri ia menggali lahan pertanian produktif, dengan dalih ia sudah membelinya alias semaunya Sendiri. Tanpa memperhatikan kerusakan lingkungan yang terjadi dengan di tambah keadaan cuaca extreme

Warga setempat yang enggan di sebutkan namanya mengeluh akibat, rusaknya jalan pematang sawah dan juga khawatir akan terjadi tanah longsor.

“Sampean lihat sendiri mas, bagaimana keadaan lokasi tambang di daerah saya,” ujarnya kepada tim investigasi.

Ia menambahkan,” kalau mau lapor, lapor kemana? Lha wong, pihak yang berwenang pun ikut berkecimpung di dalamnya,”keluhnya.

” Kalau gak percaya, sampean datang ke lokasi galian, kalau sedang beroperasi, ntar sampean juga tahu sendiri, siapa saja yang minta jatah,”lanjutnya.

Masyarakat meminta agar praktik Penambangan liar ini di hentikan, kami sudah muak, kalau terjadi bencana bukan penambang yang menerima dampaknya, melainkan warga yang merasakan.

Reporter : Lks
 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed