Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Datang Dalam Rakor Dispendik, Oknum Caleg Diduga Bagi-Bagi Bingkisan Sembako

Total views : 1,170
  • Bagikan

PASURUAN, faamnews.com- Rakor (Rapat Koordinasi) yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan pada Hari Sabtu tanggal (30/12/23) di salah satu tempat wisata (Saygon) yang berada di Kecamatan Purwosari masih menjadi perbincangan publik.

Kegiatan Rakor yang seharusnya hanya untuk kalangan internal dilingkungan Dispendik tersebut tercoreng akibat dari hadirnya salah satu Caleg yang diketahui adalah salah satu orang yang berpengaruh di Kabupaten Pasuruan.

Kehadiran oknum caleg yang juga diketahui bagi-bagi sembako pada peserta Rakor yang hadir tersebut kian memperjelas dugaan ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkab Pasuruan diduga tidak netral jelang pemilu.

Kehadiran oknum Caleg dalam Rakor  tersebut diketahui masih jadi sorotan tajam publik karena ada dugaan bahwasanya hal tersebut sudah di sekenario-kan sedemikan rupa karena Rakor Dispendik sendiri sifatnya hanya untuk internal.

Hal tersebut di ketahui dari salah satu staff Dispendik yang menyampaikan pada awak media bahwasanya Rakor tersebut untuk internal pengurus dan ketua Himpaudi serta IGTKI se-kabupaten Pasuruan.

“Itu Rakor hanya untuk internal di Dinas Pendidikan, kegiatan tersebut masuk dalam kalender resmi Kepala Dispendik untuk mengevaluasi program 2023 serta Sosialisasi program 2024,” ujarnya.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan di Saygon bagian belakang, Kepala Dinas Pendidikan Hasbullah juga hadir selaku pembina.”

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan bahwa membenarkan kehadiran 2 orang tersebut, dan berdalih bahwasanya itu diluar agenda resmi dalam kegiatan Rakor.

“Memang benar “Li” hadir dalam acara tersebut, untuk mengucapkan rasa terima kasih karena selama ini sudah bekerja sama dengan baik antara dirinya dengan pengurus Himpaudi/IGTKI dan tidak berselang lama hadir juga “Gi”, selepas itu tidak lama acaranya berakhir.”

Dirinya juga membenarkan adanya dugaan bagi-bagi bingkisan berupa sembako serta uang saku bagi peserta undangan yang hadir.

Seperti di beritakan sebelumnya, Rakor Dispendik menjadi sorotan lantaran dalam pertemuan rakor “terselubung” yang dihadiri kurang lebih 50 orang ASN tersebut  diketahui pula di hadiri oleh salah satu Caleg yang akan mengikuti gelaran Pileg tahun ini.

Direktur PUS@KA Lujeng Sudarto yang juga mendengar adanya informasi tersebut dengan tegas menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Pasuruan harus segera bertindak untuk klarifikasi, karena adanya dugaan ASN di lingkungan Pemkab Pasuruan tidak netral.

“Tidak mungkin ujug-ujug hadir dalam acara tersebut kalau tidak ada komunikasi terlebih dahulu, terlebih ada bagi-bagi sembako pada peserta yang hadir. Dan sudah jelas, kegiatan tersebut hanya untuk internal.”

Kita meminta ke Pj Bupati untuk menindak pimpinan OPD tersebut  dengan berdasar UU 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara. Ini penting untuk menjaga netralitas ASN dan tidak melakukan pemihakan secara politik. Untuk sementara kita meminta kepada Pj Bupati menonaktifkan kepala OPD tersebut .

“Jika nanti proses di Bawaslu terbukti secara sah dan meyakinkan, maka PUS@KA akan melaporkan pihak-pihak dari OPD yg terlibat memfasilitasi kampanye tersebut kepada Komite Aparatur Sipil Negara,” imbuh Lujeng.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi WhatsApp bungkam seribu bahasa meski pesan sudah nampak terbaca.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan Arie Yunianto pada awak media menyampaikan “Sedang kita dalami informasi tersebut, dan segera akan kita panggil pihak-pihak tertentu nantinya.”

“Nanti pada saatnya akan diketahui masyarakat/publik, karena masih dalam tahapan pulbaket,” ujar Arie. (por/red)

banner 325x300
Penulis: Por/red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.