oleh

Camat Polut Diduga Jadi Provokasi Dilokasi Tanah di Desa Towata

Takalar, Faamnews.Com – – –  Kelakuan Camat Polombangkeng Utara Ruslin Dg Lau mengundang pertanyaan dari pihak pemilik lahan di Desa Towata. Diduga terhentinya proses pengambilan batas tanah oleh BPN Takalar dilokasi milik Dian akibat dari penyampaian Camat ke pengusaha.

Ketika pihak Dian bersama BPN Takalar akan melakukan pengukuran batas tanah di lokasi tersebut,  meminta kepada pemerintah setempat (Camat) agar turut serta menyaksikan proses itu.  Namun camat beralasan baru tiba dari Makassar sementara kepala Desa saat ia hubungi juga tidak berada ditempat,  sehingga menghubungi pengusaha untuk ke lokasi tanah.

“Tabe’,  pak Desa di sungguminasaki. Sy suruh tlp dg Manye yg penambang supaya ke lokasi.” ucap Camat Polut melalui pesan singkat.

Selang beberapa lama,  tiba tiba datang seorang warga yang melarang proses pengambilan batas tanah. Sempat diwarnai perdebatan dan nyaris terjadi konflik.

Selaku kuasa hukum Ahmad Rianto  menanggapi, bahwa kelakuan seorang camat tersebut patut di pertanyakan,  “Dia kan selaku aparat setempat harusnya ketika diberikan informasi akan kehadiran kami dilokasi tanah kepemilikan ibu Dian, dia (camat) harusnya menurunkan anggotanya yang ada di kecamatan atau orang pemerintah desa bukannya seorang penambang yang disuruh kesini,” ujar Ahmad Rianto.

Informasi tersebut juga telah telah sampai pihak Polres Takalar. Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Harjoko mengatakan akan segera menyelidiki hal tersebut,

Pihaknya akan turun melakukan penyelidikan mendalam terhadap siapa saja (oknum) yang terlibat permasalahan di lokasi itu.

(Lap : Rahmayadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed