oleh

Bupati Terima Piala, Warganya Terima Kenyataan Pahit, Jalan Poros Tak Semulus Janjimu

PAMEKASANAN, Faamnews.com – Slogan Pamekasan Hebat yang selalu menjadi semboyan sepertinya hanyalah menjadi sebatas polesan belaka. Minggu, (27/12/2020)

Hal ini terlihat masih banyaknya ditemukan infrastruktur yang mengalami rusak parah di beberapa titik di Kabupaten Pamekasan dan kondisi tersebut terkesan diabaikan.

Seperti Jalan Poros Kabupaten Pamekasan yang ada di sepanjang jalan Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Minggu (27/12/2020)


Foto: Gegara becek dan licin, Salah Seorang Pengendara Terpeleset saat Melintas di Jalan Poros Kabupaten Desa Panaan, Kecamatan Palengaan


Pantauan Faamnews.com Jalan Penghubung Desa Angsanah dan Panaan dan Panaan Rek-kerrek tergolong sangat parah, tampak batuan keluar dari badan jalan sehingga lubang bekas bongkahan itu menjadi kubang yang menganga

Untuk meminimalisir kecelakaan, masyarakat menambal sebagian lubang yang parah menggunakan sirtu, alhasil Debu berhamburan lantaran diterpa angin dan kendaraan yang melintas, pemukiman warga dan pepohonan menjadi kotor dan tercemar.

Saat musim penhujan seperti saat ini, Masyarakat semakin resah, pasalnya jika turun hujan jalanan menjadi becek, banyak air tergenang di badan jalan hingga pengguna jalan tidak bisa melihat lubang lantaran tertutup air.

Keadaan tersebut sangat meresahkan masyarakat dan para pengguna jalan. Tak jarang  kecelakaan terjadi, kondisi ini sangat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan terparah berada di penghubung Desa Panaan dan Angsanah, juga di penghubung Panaan dan Desa Rek-kerrek

Moh Ali, Kepala Desa Panaan, Kecamatan Palengaan saat dikonfirmasi mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi dalam kurun waktu lima tahun

Ia berharap pihak terkait segera melakukan langkah-langkah kongkrit agar jalan yang rusak segera dibenahi.

“Lama wis, sekitar lima tahunan ini sebelum saya kades sudah parah, ya kami harap pihak terkait segera melakukan langkah-langkah perbaikan dan pembenahan. Karna ini jalan menyangkut kepentingan umum,”  paparnya. Minggu, (27/12/2020)

Menurut salah seorang guru asal Kecamatan Pademawu, yang mengabdikan diri sebagai pendidik di wilayah Desa Panaan mengatakan, kerusakan sepanjang jalan menuju sekolahnya terjadi sekira lima tahun terakhir ini.

“Wah, pokoknya dari ujung selatan pas mau masuk itu parah luar biasa mas, saya tiap hari lewat jalan ini, dan kondisi ini sudah sekitar empat tahunan lebih lah,” Tutur guru Honorer itu.

“Kami harap pemerintah segera membenahi kerusakan jalan ini, apalagi jalan ini merupakan akses ke beberapa Lembaga Pendidikan dan Pondok Pesantren.” Harapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed