Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Bupati Malang Melalui DPUBM Respon Cepat Pembangunan Jembatan Kondang Kutok, Akses Pantai Licin

Total views : 444
  • Bagikan

KABUPATEN MALANGfaamnews.com – Bupati Malang HM Sanusi melalui Dinas PU Bina Marga (DPUBM) telah merespon cepat Keluhan warga Dusun Lebak Sari desa Lebak Harjo kecamatan Ampelgading kabupaten Malang atas penanganan Kerusakan jembatan Kondang Kutok (akses pantai licin).

 

Kepala Dinas (KADIS) Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Khairul Isnadi Kusuma, Melalui Sekertaris Dinas (SEKDIN) Fendi, menjelaskan bahwa, saat ini proses pembangunan jembatan kondang kutok sudah selesai pada tahap perencanaan dan akan segera di kerjakan.

“Terkait kondisi jembatan kondang kutuk, kami sudah dapatkan informasi dari perangkat dusun lebakharjo pada akhir tahun 2023. Petugas kami Dinas PU Bina Marga telah merespon cepat dengan turun ke lokasi untuk melakukan asesment atas kerusakan jembatan tersebut. Hal tersebut tidak berselang lama setelah kami memantau jembatan kondang lombok yang memang masih berada pada satu ruas jalan yg sama, dengan jembatan kondang kutuk dan satu-satunya akses menuju pantai licin. Jembatan kondang lombok putus akibat bencana banjir dan longsor akibat intensitas curah hujan yang tinggi” ungkapnya.

Menurut Fendi, Diduga jembatan kondang kutuk juga rusak karena banjir dan longsor.

“Dari hasil assesment, jembatan kondang kutuk belum bisa tertangani pada tahun 2023 karena beberapa hal, antara lain terputusnya akses jalan menuju jembatan kutuk, yakni putusnya akses jalan di 2 segmen di jembatan kondang lombok, adanya penanganan perkerasan jalan di beberapa ruas desa lebakharjo yang membatasi mobilisasi alat berat, terbatasnya waktu pelaksanaan pekerjaan diakhir tahun dan ketersediaan dana akhir tahun. Alhamdulillah jembatan kondang lombok sudah terealisasi. Sehingga untuk jembatan kondang kutuk, Pak Khoirul Isnaidi, kadis kami, perintahkan untuk memasukan sebagai prioritas penanganan pada tahun 2024 definitif”, kata fendi.

Masih menurut Fendi (SEKDIN), bahwa realisasi kegiatan harus melalui beberapa tahapan diantaranya: perencanaan pelelangan dan pelaksanaan.

“Perlu diketahui, tentunya realisasi kegiatan harus melalui beberpa tahapan, yakni tahap perencanaan, tahap pelelangan dan pelaksanaan. Pada Triwulan pertama masuk tahap perencanaan dengan segala mekanismenya. Mudah-mudahan segera final desain dan segera dilaksanakan lelang pekerjaan untuk mendapatkan rekanan pemenang tender dan dilakukan kontrak pekerjaan untuk pelaksanaan pembangunan” imbuhnya (5/5/24).

Dilain kesempatan Kepala DPUBM melalui SEKDIN, juga menjelaskan bahwa proses pembangunan jembatan kondang kutok sudah selesai tahap perencanaan.

“Jembatan Kondang kutuk Alhamdulillah barusan selesai tahap Perencanaan. Saat ini dalam proses verifikasi dan penyiapan bahan pengajuan proses pengadaan” jelasnya (18/5/24).

 

 

Gatot merupakan warga dusun Lebak sari (akses pantai licin) mengungkapkan rasa terimakasih dan rasa bangga kepada Bupati dan DPRD kabupaten Malang beserta jajaran atas respon cepat pemerintah dalam menanggapi setiap keluhan masyarakatnya terutama warga pelosok pinggiran, ia berharap kedepannya pemerintah kabupaten Malang, bisa lebih fokus lagi untuk membangun dari daerah pinggir khususnya akses jalan menuju pantai licin.

 

“Saya mewakili warga masyarakat dusun Lebak sari desa Lebak Harjo mengucapkan terimakasih dan bangga kepada Bupati dan DPRD kabupaten Malang beserta jajaran atas respon cepat yang diberikan kepada jembatan kondang kutok yang kondisinya darurat, semoga bisa segera dibangun sesuai rencana, informasi terakhir yang kami dengan bahwa pembangunan jembatan kondang kutok sudah selesai tahap perencanaan dan estimasi nya bulan juni-juli sudah bisa dikerjakan, semoga bisa berjalan dengan lancar” ungkap Gatot (21/5/24).

banner 325x300
Penulis: Roni/red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.