oleh

Beroperasi Di Kawasan Hunian , PT. Merak Jaya Tega Mengorbankan Kesehatan Warga Sekitar

SURABAYA, faamnews.com – puluhan tahun beroperasi dikawasan hunian padat PT.Merak Jaya yang bergerak di bidang produksi Cor Beton diduga tidak memperhatikan kesehatan warga sekitar sehingga menuai pro dan kontra masyarakat setempat.
Senin 05/07/2021

Salah satu warga setempat yang merupakan purnawirawan TNI AD sampai mendirikan tenda di bahu jalan akses keluar masuk mobil operasional PT. Merak Jaya sebagai bentuk penolakan.

Saat dimintai keterangan oleh media faamnews beliau menerangkan bahwa sejak awal berdirinya perusahaan tersebut sudah melangkahi nilai nilai demokrasi karena pihak terkait yang mengeluarkan ijin tidak mempertimbangkan serta mengkaji penolakan warga sekitar dan mengabaikan dampak buruk yang akan menimpa kesehatan warga setempat.

” sangat menyesali mas karena tidak memperdulikan kondisi kesehatan warga sekitar bahkan saya sendiri yang sangat frontal menolak berdirinya perusahaan tersebut dipenjara selama 9 bulan” ungkapnya .

Puluhan warga sekitar juga bertanya tanya terkait ijin berdirinya perusahaan tersebut yang diduga ada konspirasi dengan pihak berwenang sehingga meskipun banyak warga yang menolak, ijin tetap dikeluarkan tanpa mempertimbangkan kondisi kesehatan warga setempat akibat udara yang tercemar dan menurunnya kwalitas air setempat oleh limbah dan aktivitas perusahaan.

Saat dikonfirmasi oleh faamnews pihak PT Merak Jaya malah menutup diri seolah olah kabur dari media hinggal tiga kali konfirmasi tidak ada satupun yang menemui

” ke pak wiki saja mas atau langsung datang ke kantor di Jalan Barata Jaya No.46 ” tutur security di lapangan

“maaf mas saat ini humas dan direktur sedang tidak di kantor, minta nomer sampean saja mas biar nanti ditelfon oleh pihak kantor ” ucap resepsionis kantor PT. Merak Jaya

Jawaban yang sama sampai tiga kali pertemuan, namun hingga berita ini ditulis belum ada satupun pihak kantor PT. Merak Jaya yang menelfon

Untuk menggali informasi lebih lanjut faamnews akan mengkonfirmasi pihak Disperindak Kota Surabaya dalam waktu dekat.

Red : ZAIN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed