oleh

BEM STISA Pamekasan Peduli Bencana Alam Yang Melanda di Tanah Air Dengan Melakukan Aksi Penggalangan Dana Di Tengah Pandemi Covid-19

PAMEKASAN, faamnewes.com – Banyaknya musibah bencana alam di tanah air seperti wabah pandemi covid-19, banjir, tanah longsor, gempa bumi, serta Gunung Merapi erupsi menjadi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia. Adanya musibah tersebut membuat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah As Salafiyah (STISA) Sumber Duko Pamekasan, tergerak untuk membantu untuk meringankan beban para korban.

Konsep Penggalangan Dana diberbagai daerah Pamekasan bagian utara, mulai dari Kecamatan Waru, sampai titik akhir nanti di Kecamatan Pakong selama 1 (satu) minggu ke depan, ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa BEM STISA terhadap masyarakat yang terkena musibah dan sebagai bentuk sosial para mahasiswa untuk menggalang dana.

Moh.Romli, sebagai Ketua BEM STISA Pamekasan, menyampaikan konsep penggalangan dana yang dilakukan oleh rekan-rekan merupakan konsep yang sangat baik,

“Kami membagi tugas dengan temen-temen, ada yang menggalang dana di pertigaan jalan raya waru sambil berorasi, ada yang langsung terjun ke pasar dan toko-toko di sekitar jalan raya, dan ada yang langsung ke rumah-rumah warga,” ujarnya pada Minggu (24/01/2021).

“Hal ini menjadi salah satu tantangan kami untuk membantu secara maksimal di tengah bencana. Koordinasi kami melalui aplikasi WhatsApp, IG, serta FB untuk mempermudah komunikasi,” tutur Romli.

Informasi adanya aksi penggalangan dana peduli bencana BEM STISA Pamekasan sudah disebarluaskan melalui melalui media sosial. Kegiatan ini juga didukung penuh para alumni IKA STISA Pamekasan.

“Tujuan kegiatan penggalangan dana ini juga untuk meningkatkan kepedulian kepada saudara-saudara yang terkena bencana. Sasaran bantuan kali ini untuk saudara kita yang terdampak di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Pembantu ketua III STISA Samsul Arifin,S.H.,M.H., bangga dan bersyukur adanya kegiatan penggalangan dana peduli bencana yang dipelopori BEM STISA Pamekasan.

“Kami mendukung kegiatan sosial yang dilakukan oleh para mahasiswa STISA. Hal ini merupakan bentuk solidaritas yang positif untuk peduli terhadap bencana di tanah air. Walaupun, di tengah pandemi mereka terus bergerak serta berkarya dengan hal yang sangat baik. Semoga hal ini menjadi bekal pribadi yang tanggap, sosial, peduli bagi para mahasiswa atau alumni STISA,” imbuh Samsul.

“Harapan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana. Semoga bencana ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk peduli terhadap masyarakat serta cinta kepada lingkungan,” pungkasnya. (Anam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed