Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

BEJAT..!!! Pria Wonorejo Diduga Gagahi Remaja Putri Dibawah Umur

Total views : 453
  • Bagikan

PASURUAN, faamnews.com- BEJAT, mungkin kata tersebut patut disematkan kepada salah satu pemuda dari Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan karena diduga telah gagahi remaja putri yang masih dibawah umur.

Nasib malang yang di alami remaja putri berusia 14 tahun bernama Bunga (nama samaran) tersebut bak sambaran petir di siang bolong bagi kedua orang tuanya lantaran sang anak jadi korban aksi bejat seorang pria berinisial AS (30) yang berasal dari Wonorejo.

Menurut kakak Korban, kejadian sendiri terjadi pada hari Rabu (11/10/23), bermula saat sang adik selepas mengaji di suatu tempat (musholla) yang kebetulan lumayan jauh dari rumah korban tidak pulang-pulang.

“Bunga (korban) seperti biasa berangkat mengaji setiap hari di sebuah mushalla bersama teman-teman seusianya. Sebelum Maghrib adik saya berangkat mengaji kayak biasanya, dan biasanya dijemput menjelang isyak, namun ketika dijemput adik saya sudah tidak ada” papar kakak korban yang berinisial MT pada awak media.

Karena resah dan takut terjadi apa-apa, keluarga berusaha mencari keberadaan Bunga, termasuk mendatangi musholla tempat sang adik menuntut ilmu ngaji tersebut.

“Setelah menelusuri guna mencari keberadaan korban Bunga, keluarga mendapatkan informasi bahwa korban sudah di jemput seorang pria berinisial AS dengan menggunakan sepeda motor,” lanjut MT.

“Karena yang jemput adik masih kerabat/family dari ibu, keluarga tidak menaruh rasa curiga apapun kepada AS. Namun keluarga resah ketika korban Bunga tak pulang semalaman.”

Lebih lanjut MT juga menjelaskan, Keesokan harinya Bunga tiba-tiba pulang diantar tukang ojek sampai depan gang. Keluarga mulai menaruh curiga saat Bunga mengurung diri dan tidak seperti biasanya.

Mendapati sang adik ada ketidakwajaran, keluarga cecar Bunga dengan berbagai pertanyaan. Dirinya mengaku kalau diajak ke suatu tempat oleh AS dan sempat tak sadarkan diri di suatu tempat.

Seketika keluarga mendatangi SPKT Polres Pasuruan untuk melaporkan/mengadukan kejadian tersebut, dan keluarga masih menunggu hasil visum dari RSUD.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi WhatsApp mengatakan jika pihaknya sudah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Dan saat ini kasus tersebut sedang ditangani Polres Pasuruan. “Betul sudah lapor dan saat ini sedang ditangani,” ujar Kasatreskrim Farouk. (por/tim/red)

banner 325x300
Penulis: Por/red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.