oleh

Banyaknya Calo Di Dalam Halaman Samsat Sidoarjo

SIDOARJO, faamnews com — Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sidoarjo, ternyata masih marak, Praktik yang menguatkan dugaan adanya pungutan liar (pungli) di lembaga ini masih terjadi ironisnya di tengah pandemi COVID-19.

Pantauan crew media onlein faam news  com Samsat Sidoarjo ( 12 – 04 – 2021 ), masih banyak calo yang menawarkan jasa pengurusan pajak kendaraan bermotor (PKB), Para calo tersebut masih di jumpai di tempat parkir kendaraan luar pagar Samsat roda dua dan empat yang berada di parkiran depan dan belakang kantin Samsat Sidoarjo.

Mereka selalu menawarkan jasa pengurusan pajak kendaraan bermotor kepada setiap orang yang masuk di area parkir roda dua dan empat. Bahkan ketika crew faam news masuk ke dalam halaman Samsat banyak menjumpai adanya sejumlah orang yang membawa tumpukan berkas kepengurusan pajak kendaraan bermotor maupun membawa plat nomor kendaraan bermotor yang sudah selesai lebih dari satu.

Penelusuran crew faam news com, para calo di Samsat ini bermodus Biro Jasa. Dari sejumlah calo atau biro jasa yang di temui . Mereka mengaku tidak hanya melayani pengurusan di Samsat Sidoarjo, dan Krian Sedang pengurusan yang mereka
layani mulai perpanjangan Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK), balik nama, ganti plat nomer (lima tahunan), mutasi kendaraan, dan variabel lainnya

Lantaran mengurus lewat calo atau biro jasa, biaya yang harus di tanggung masyarakat juga menjadi berlipat-lipat. Di antara dugaan praktik pungli yang biayanya ‘di bandrol naik adalah Verifikasi R2 Rp 25 ribu, R4 Rp 30 ribu. Untuk formulir STNK hilang R2 Rp 60 ribu, R4 Rp 90 ribu. Lalu formulir cetak 5 tahun R2 Rp 60 ribu dan R4 Rp 110 (termasuk dapat formulir cek fisik)

Untuk buka blokir R2 Rp 50 dan R4 Rp 70 ribu. Selanjutnya, Acc KTP untuk ganti STNK R2 Rp 375 ribu dan R4 Rp 450 ribu dan disediakan untuk surat pernyataan dihargai Rp 20 ribu. Penerapan mutasi keluar wilayah Surabaya di bandrol R2 Rp 250 ribu dan R4 Rp 300 ribu. Sedang mutasi keluar sama-sama Surabaya (beda wilayah) R2 150 ribu dan R4 250 ribu.

Tak hanya itu, crew faam news com juga telah mendapat informasi terkait pungutan yang ditetapkan Samsat terhadap para Biro Jasa seperti loket STNK hilang R2 Rp 150 ribu, R4 Rp 250 ribu ada KTP (Tidak ada KTP R2 Rp 250 ribu dan Rp 300 ribu untuk R4). Ambil STNK di tarik 10.000 berlaku bagi semua pengurusan. Loket pendaftaran 100 ribu untuk pengurusan ganti STNK

“Itu semua harga yang di terapkan oleh Samsat terhadap para pengurus dan biro jasa mas,” ungkap AG salah seorang biro jasa.

Hal senada turut diaminkan RD, biro jasa lainnya yang kesehariannya mengurus surat menyurat pengurusan kendaraan bermotor. “Kami memungut jasa itu ya sesuai penetapan tarif yang di tentukan oleh Samsat. Kami hanya ambil biaya jasa dengan besaran Rp 100-150 ribu,” jelas MR.

MR menyebut biaya bisa variatif, tergantung loket pendaftaran yang terjadi pada masing-masing Samsat Surabaya. MR juga merinci ada kenaikan administrasi yang di kenakan pada pihaknya seperti untuk kendaraan roda dua (R2) dari Rp 30.000 menjadi Rp 50.000. Sedangkan untuk kendaraan roda empat (R4) dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000.

Untuk memastikan kejanggalan pungutan yang dilarang oleh aturan Undang-undang tersebut dan saat crew faam news com akan mencoba mengklarifikasi lewat Kanit Registrasi dan Indentifikasi (KRI) dan ke Dirlantas Polda Jatim.  (Agus/Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed