oleh

Banjir Serta Pohon Tumbang Landa Gowa Makassar

Sulsel FAAMNews.Com, – – – Berbagai daerah di Sulawesi Selatan dilanda banjir pada Jum’at (7/2) hari ini. Salah satu penyebabnya disebut lantaran intensitas curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama.

Ketinggian air di lokasi banjir bervariasi mulai dari semata kaki atau sekitar 25 centimeter hingga mencapai 2 meter. .

Hujan diketahui mengguyur Kabupaten Gowa hingga Makassar sejak Jumat (2/4) malam. Masyarakat menyatakan ketinggian air di beberapa poros jalan Andi Fettarani hingga ke jalan Alauddin berstatus siaga 3 atau Waspada.

Berikut sejumlah daerah yang terkena banjir pada Jum’at (2/4).

Banjir pertama terjadi di jalan Fettarani hingga tembus ke beberapa pemukiman warga di seputar jalan tersebut hingga memasuki lorong-lorong yang ada, Juma’at Makassar Sulawesi Selatan dengan ketinggian air hingga 1,5 meter. Air yang menggenangi kawasan ini merupakan luapan dari Pintu Air Jeneberang, Kabupaten Gowa yang dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

Banjir di wilayah tersebut telah menggenang sejak malam hari tadi. Hingga pagi tadi banjir belum terpantau belum surut sepenuhnya.

“Intensitas hujan di hulunya tinggi. Jadi pintu air di Bili-bili dibuka. Aliran dari situ,” pantauan media ini.

Setidaknya ada beberapa RW dan ratusan warga yang terdampak. Tapi untuk sementara ini tidak ada posko pengungsian lantaran warga masih bertahan di rumah masing-masing.

Banjir juga melanda kawasan di beberapa perumahan, Kabupaten Gowa. Banjir disebabkan hujan lebat yang mengguyur di beberapa Kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan sejak Jumat Malam dini hari.

“Sama halnya Genangan air Desa Panakukkang yang sempat pula mengalir di bontorea Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, setinggi setengah sentimeter.

Selanjutnya banjir menggenangi permukiman penduduk di sepanjang jalan manggarupi Ketinggian air hingga satu meter lebih akibat luapan Sungai yang ada pada Jum’at (2/4) pagi ini.

“Banjir di sini kiriman dari Kali Bili-bili. Ketinggian pagi ini sekitar sebatas betis 130 sentimeter.

Sementara itu kepala Desa Bontorea mengatakan “Untuk wilayah di Bontorea pak setiap tahunnya digenangi air hingga satu meter ketinggiannya, Ucap Kades

Sebenarnya untuk mengatasi dari permasalahan ini mungkin pihak instansi terkait harus lebih giat lagi untuk mengatasi masalah banjir ini, singkatnya

Berlanjut…

(Lap : Korwil Sulsel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed