Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Bagikan 500 Sertifikat Tanah di Bangkalan, Wamen ATR Apresiasi Kerja Pemkab

Total views : 1,139
  • Bagikan

BANGKALANfaamnews.com – WAKIL Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (ATR), Raja Juli Antoni, bersama Pj Bupati Bangkalan, Dr. Arief M. Edie, membagikan 500 sertifikat hak milik atas tanah kepada warga Bangkalan, Rabu (6/12/2023). Pembagian sertifikat ini merupakan bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang telah dilaksanakan di Kabupaten Bangkalan sejak tahun 2017.

Acara pembagian sertifikat ini berlangsung di Gedung Ratoh Ebuh Bangkalan. Wamen ATR mengapresiasi kinerja Pemkab Bangkalan yang telah berhasil melaksanakan PTSL dengan baik dan cepat. Ia berharap, dengan adanya sertifikat tanah, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam mengurus tanahnya.

“Program PTSL ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah bagi masyarakat. Dengan sertifikat tanah, masyarakat dapat mengurus tanahnya dengan mudah, tanpa perlu khawatir akan sengketa atau konflik,” ujar Wamen ATR.

Sementara itu, Pj Bupati Bangkalan menyampaikan, PTSL telah memberikan dampak positif bagi pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Bangkalan. Ia mengatakan, sejak tahun 2017, sudah ada satu kecamatan yang telah lengkap terdaftar dalam PTSL, yaitu Kecamatan Konang yang meliputi 13 desa. Ia juga menyebutkan, target PTSL di Kabupaten Bangkalan terus meningkat setiap tahunnya.

“Pada tahun 2022, target PTSL di Kabupaten Bangkalan sebanyak 33.169 bidang, sedangkan pada tahun 2023, target PTSL di Kabupaten Bangkalan meningkat, yaitu sebanyak 42.639 bidang yang terdiri dari 49 desa. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Bangkalan semakin antusias dan sadar akan pentingnya memiliki sertipikat tanah,” kata Pj Bupati.

Pj Bupati juga menekankan, bahwa PTSL telah menjadi pendorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bangkalan. Ia menginstruksikan kepada kepala desa untuk mengusulkan dan memotivasi warganya untuk mengikuti PTSL, baik desa yang baru diusulkan, maupun desa lama yang sudah diukur namun belum terbit sertifikatnya karena masyarakat masih belum bersedia disertifikatkan dengan berbagai kondisi.

“Bagi Pemerintah Daerah, khususnya di Kabupaten Bangkalan, pelaksanaan PTSL ini telah menjadi trigger untuk memacu peningkatan PAD dan perekonomian, melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak dan meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat karena sertifikat bisa menjadi jaminan untuk memperoleh modal usaha,” ucap Pj Bupati.

Selain itu, Pj Bupati juga mengimbau kepada pengurus masjid, pengurus musholla, yayasan maupun perorangan, bagi yang tanahnya sudah ada, memiliki kehendak atau rencana untuk wakaf dan sudah memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW), untuk segera mengurus sertifikat tanah wakaf. Ia berharap, dengan adanya sertifikat tanah wakaf, tanah wakaf dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sosial dan keagamaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bangkalan untuk mendukung dan berpartisipasi dalam program PTSL ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Wamen ATR dan jajarannya yang telah membantu dan memfasilitasi pelaksanaan PTSL di Kabupaten Bangkalan. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Bangkalan,” tutup Pj Bupati.

Jurnalis : Tommy KABIRO

banner 325x300
Penulis: Biro bangkalan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.