oleh

Aset Jalan KH Ramli di Persewakan Pemkot Diam Satpol PP Dijadikan Pajangan

Makassar FAAMNews. Com, — Pemerintah Kota Makassar diingatkan untuk segera mengambil langkah kongkrit untuk mengatasi berbagai masalah aset yang saat ini dalam kondisi telah dikuasai oleh maayarakat atau pedagang..

“Jangan berdiam diri dan bilang aset harus kita ambil alih tapi kenyataannya tak ada bukti hal demikian dikarenakan adanya aset jalan yang telah di.kuasai oleh pedagang hingga di persewakan serta diduga telah memalsukan dokumen pemerintah kota makassar.

Hal itu dikarenakan dengan adanya temuan media ini selain daripada dipersewakan telah berdiri bangunan segi permanen di atas banda jalan KH Ramli namun pemerintah belum juga mengambil sikap dan seolah-olah berdiam diri, kenapa tidak, sudah jelas-jelas pemerintah kecamatan Wajo serta Kelurahan Pattunuang mengatakan ke.media bahwa dilahan KH Ramli tersebut adalah Aset Jalan namun pemerintah kota makassar belum juga menindakinya hingga saat ini (7/April/2021)

Belum lagi terkait diugaan pemalsuan dokumennya telah diketahui pemerintah namun tetap juga tak di tindaki.

H Manai Sofian Kadis Pertanahan belum lama ini berkomentar di media bahwasanya dokumen hibah yang di miliki Toko Bandung Gorden tersebut diduga palsu namun pihak Dinas Tata Ruang dan Bangunan belum mengambil sikap untuk ditindaki.

Belum lagi dari hasil investigasi media ini sejumlah fakta baru bermunculan terkait dugaan sewa menyewa lahan aset di KH Ramli tersebut dari berbagai sumber mengatakan ke media bahwa kami sewa disini pak.

Salah satu pemilik toko grosir arloji yang berdiri dibadan aset jalan mengatakan, kami menyewa lahan disini pak 12 juta pertahunnya pak, kata NS

Tahun lalu dan tahun memang ada perubahan sewanya pak yang kemarinnya kami sewa hanya 10 juta namun tahun ini naik menjadi 12 juta, ungkapnya lagi dimedia

Pembeli sebelum pendemi masih bagus pak tapi muncul pendemi Covid-19 pembeli makin berkurang, eh malah sewa lahannya malah di naikkan pak, tutup NS sembari tersenyum dengan muka cemberut.

Dengan adanya pemberitaan yang sekian kalinya ini agar kiranya pihak pemerintah kota makassar dapat mengambil langkah yang tegas didalam menangani aset jalan karna jika dibiarkan maka resikonya pemerintah akan kehilangan aset yang bernilai 11 milliar tersebut.

(Rahmayadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed