oleh

Aparat Terkesan Diam, Masyarakat Resah Adanya Tauran Kelompok di Kandea

MAKASAR, faamnews.com – Maraknya tawuran antar kelompok di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan yang kini sudah mulai meluas dan semakin meresahkan Masyarakat, ternyata menjadi attensi dan mendapatkan sorotan dari sejumlah pengamat dan pemerhati sosial di Sulawesi Selatan. Minggu, (03/01/2021)

Sorotan tersebut datang dari ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Selatan, Zulkifly Thahir yang notabeni juga merupakan warga Kandea

Menurutnya, kejadian tersebut sebagai bentuk kesalahpahaman antar kelompok dan berujung pada pertikaian

Sayangnya, kendati demikian, Petugas dan penegak kemanan dan ketertiban kota setempat cenderung tutup mata dan diduga ada pembiaran

“Saya bingung melihat tindakan aparat sekaligus mengecam tawuran kelompok yang tidak ada ujungnya kapan tawuran akan berkhir, kami warga yang berada di Jalan Al Markas II dimana akses jalan tersebut satu satunya kami lalui, jalan ini banyak kompleks perumahan yang risih terganggu karena tawuran ini, belum lagi parkiran kendaraan dari warga sebelah kanal semakin mempersempit akses jalan warga kompleks.” kata Zulkifly kepada faamnews.com – Minggu, (03/01/2021)

“Kami warga minta dengan tegas baik aparat Kepolisian, Kecamatan dan Kelurahan untuk turun langaung dan segera menangani masalah ini agar tidak berlarut- larut bahkan menjadi tontonan warga sekitar.” Pintanya

Zulkifly Tahir menegaskan, Jika pihak terkait memilih diam dan acuh tak acuh atas kejadian tersebut, maka pihaknya akan melakukn audiensi kepada pihak terkait

Bahkan, pihaknya meminta agar Polda Sulawesi Selatan melakukan evaluasi terhadap kinerja penegak kamtibmas di wilayahnya.

” Jika aparat setempat tak dapat mengambil sikap dengan tegas maka kami selaku warga akan mendatangi Polda Sulawesi Selatan untuk mengadukan persoalan ini agar segera ditindak lanjuti.” Imbuhnya

Diketahui, lokasi tawuran berada di 3 kelurahan yakni Baraya Kecamatan Bontoala, Bungaeja Beru Kecamatan Tallo dan warga yang resah di Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo

Hingga berita ini diterbitkan pihak aparat Kepolisian setempat belum dapat di konfirmasi akan adanya tauran kelompok tersebut.

(IWO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed