oleh

Aksi Jilid III di Gelar, Lintas LSM Akan Donasikan 1 Milyar Koin Pada Bupati Pamekasan

Sejumlah Aktivis dari MABES LSM N.G.O saat Galang Dana Koin di Areal Monumen Arek Lancor sebelah Selatan, Kamis, (01/04/2021)


PAMEKASAN, faamnews.com Lintas LSM yang tergabung dalam MABES N.G.O Pamekasan semakin menunjukkan komitmennya untuk mengkawal TPP yang selama Tiga Bulan hingga kini tak kunjung dicairkan

Bahkan, TPP yang menjadi Hak ASN itu dikabarkan telah di hapus oleh Bupati Pamekasan dengan dalih di alihkan pada Infrastruktur

Situasi ini membuat ASN semakin kebingungan, padahal TPP menjadi harapan satu-satunya ASN, apalagi di tengah pandemi Covid 19 yang semakin mencekik

Dari itu, Lintas LSM N.G.O kembali menggelar Aksi Jilid III dengan menggalang dana di areal monumen arek lancor Pamekasan, Kamis, (01/04/2021)

Dana koin itu ditargetkan mencapai 1 Milyar Rupiah dalam sepekan untuk di Donasikan kepada Pemkab dan Bupati Pamekasan agar bisa menopang kekurangan anggaran program Visi Misi, APBD, Dana Pokir, serta Program Skala Prioritas dan bahkan Pencitraan Bupati Pamekasan serta Pembangunan di Kabupaten Pamekasan

Hingga dengan cara itu diharapkan Bupati Pamekasan tidak menghapus TPP yang merupakan hak ASN di Kota Gerbang Salam

Hal itu diungkapkan para aktifis jalanan diantaranya dikatakan Iklal Formaasi

Dikatakannya, aksi yang digelar oleh rekan-rekannya yang tergabung dalam MABES N.G.O itu sebagai wujud dukungan kepada Bupati Badrut Tamam untuk mewujudkan Visi Misi bahkan Aksi Pencitraannya tanpa menghapus Hak dan Kesejahteraan Rakyatnya

“Kami memungut sumbangan ini dari Masyarakat, baik abang becak, ojek online, PKL dan seluruh lapisan masyarakat agar Badrut Tamam bisa berpikir bahwa penghapusan TPP itu bukanlah kebijakan tapi Kepicikan,” Kata Iklal saat galang dana dan orasi

Senada disampaikan Slamet Riyadi, Suja’ie, dan Abd Halim

“Kebijakan penghapusan TPP, tidak diikuti dengan kebijakan lainnya. Misalnya, dengan cara mengurangi anggaran dana sharing dan dana untuk pokok-pokok pikiran anggota DPRD Pamekasan. Pantas saja para anggota Dewan itu Diam,” Ucap Slamet Ryadi

“Koin 1 Milyar nanti hasilnya kita sumbangkan ke Badrut Tamam biar dia bisa membangun Pamekasan dari hasil sumbangan rakyatnya sendiri,” Imbuh Slamet

“Di balik diamnya 45 anggota dewan terhadap kebijakan Badrut Tamam, jelas ada konspirasi jahat karena dana sharing dan dana Pokir dewan tidak di pangkas,” Ujar Suja’ie.

“Oleh sebab itu, antara Badrut Tamam dan 45 anggota dewan, hanya sibuk memikirkan kepentingannya sendiri. Sementara kepentingan rakyatnya dikesampingkan,” Teriak Abd Halim melalui Mikrophon kecilnya

Seperti diketahui, anggaran TPP ASN di Kabupaten Pamekasan mencapai Rp 63 Milyar dari APBD tahun 2021, dana itu direncanakan Bupati Badrut Tamam untuk kepentingan pembangunan infrastruktur yang rusak. Namun, kebijakan itu mendapat penolakan dari ASN karena di nilai waktunya kurang tepat

ASN kemudian mengadukan kebijakan tersebut kepada MABES N.G.O di Jl. Jokotole Asem Manis Pamekasan.

Namun aneh bin ajaib, entah apa yang merasuki Mas Tamam sebagai pemangku kebijakan, Sang penguasa tunggal itu meminta agar ASN yang mengadu keluh kesahnya ke MABES N.G.O untuk di evaluasi karena di nilai membahayakan

Menurut catatan, Tragedi Penghapusan TPP di Indonesia hanya terjadi di Kabupaten Pamekasan yang dilakukan di tengah paceklik pandemi Covid 19. (Sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed