oleh

Advokat Muda yang Peduli Masyarakat Lemah Akan Keadilan

PAMEKASAN, faamnews.com – Apa yang terlintas di kepalamu ketika mendengar profesi pengacara ? Orang-orang bersetelan rapi yang sangat serius, kaku bahkan mengintimidasi ? Anggapan itu bisa berubah ketika kamu bertemu pengacara yang satu ini, dia adalah Taufiq Hidayat, S.H., mungkin nama ini sudah tidak asing lagi di dunia hukum khususnya wilayah Jawa Timur Madura dan sekitarnya, pengacara yang berparas tampan dan murah senyum ini adalah sosok pengacara yang sangat sederhana.

Pria yang satu ini adalah sala satu dari ratusan ribu pengacara/advokat yang masih menaruh perhatian mengadvokasi orang-orang kecil, seperti buruh, nelayan dan orang-orang yang kurang mampu.

Dalam kariernya sebagai Penegak Hukum, Taufiq yang menyelesaikan S1 nya di Fakultas Hukum Universitas muhammadiyah Surabaya sudah menangani banyak kasus atau perkara Hukum yang diselesaikan dengan baik.

Menurutnya, ia menjadi pengacara, karena terpanggil untuk menegakkan keadilan dan kebenaran di negeri ini, tuturnya di depan awak media faamnews kamis 07/01/2021.

Dan ia meyakini bahwa hukum adalah panglima tertinggi untuk menertibkan kehidupan bermasyarakat.

Di kenal sebagai ADVOKAT NDESO karena Pengacara berparas tampan ini lahir di pantura yang jauh dari perkotaan tepatnya Dusun Tenga Desa Tlontoares Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan Agustus 1988, Taufiq yang semasa mudanya sudah mengalami pahit getirnya kehidupan yang kemudian berusaha menjadi seorang pengacara yang cerdas dan tangguh serta berjuang untuk masyarakat kecil.

Karier Anak pertama dari empat bersaudara ini dari anak petani sangat cemerlang diantaranya ketika kuliah S1 dia mendapatkan beasiswa dan aktif diberbagai organisasi.

Pria ganteng ini tergabung di APSI (Asosiasi Pengacara Syariah) sejak tahun 2019 walaupun masih baru terjun di dunia advokat namun tidak diragukan lagi kualitas dan keilmuannya karena dia sudah sering kali menangani kasus dan sering sukses dalam menangani perkaranya.

Di tengah kesibukannya sebagai pengacara, dia sosok yang Religius dan mempunyai sifat sosial yang tinggi terhadap sesama, terlihat dari beberapa kegiatan yang di luar sebagai pengacara antara lain seperti menyantuni anak yatim dan membantu kaum duafah, karena sejak kecil beliau di didik orang tuanya agar selalu membantu orang-orang yang membutukan.

Dengan berbekal pengalaman di bidang Hukum, Taufiq akan tetap dan selalu membela kaum yang lemah serta menyuarakan aspirasi kebenaran dalam hukum, karena menyandang profesi pengacara artinya pula sadar dengan risiko dan ancaman yang mungkin dihadapi termasuk ketika keluarga ikut diteror.

“Saya pikir semua pengacara tidak ada yang takut, karena itu ukuran seorang pengacara, kalau takut ya repot,” kata Taufiq.

( Anam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed