oleh

Anak dan Istri Mantan Kades Tanjung Pademawu Dipolisikan, Ada Apa?

-Hukum-229 views

PAMEKASAN, faamnews.com – MIS dan EFS warga Dusun Jambul, Desa Tanjung, Kabupaten Pamekasan di Laporkan ke polisi lantaran di duga melakukan Perbuatan melawan hukum, Kamis, (25/03/2021)

MIS dan EFS yang merupakan Ibu dan Anak dilaporkan balik setelah keduanya mengadukan MT pada Polres dengan tuduhan penipuan dan penggelapan.

Sayangnya, MIS dan EFS tidak menunjukkan Akta Notaris sebagai kekuatan hukum sehingga MIS dan EFS kena batu sendiri, dimana akte tersebut menyatakan tidak akan melakukan tindakan merugikan terhadap MT.

Beda dengan MT yang mengantongi akta Notaris sebagai kekuatan hukum dalam sertifikat yang dipinjamkan EFS terhadap MT

Merasa nama baiknya di nodai, MT melapor balik atas dugaan pencemaran nama baik dan menyalahi perjanjian yang sudah ditandatangani oleh EFS di Depan Notaris

Moh Taufik, S.Ikom, S.H, M.H sebagai kuasa hukum MT mengatakan, keduanya terancam dengan Pasal317 310, dan 311 KUHP tentang laporan palsu dan pencemaran nama baik.

Karena menurutnya, Kliennya itu sudah memberikan Kompensasi dan proses pencabutan Sertifikat sedang berjalan.

“Klien kami dari awal sudah beriktikad untuk menyelesaikan secara kekeluargaan tapi rasanya muncul sikap arogansi yang menurut kami sebagai penasihat hukumnya sangat di sayangkan” beber mantan Aktivis GMNI itu.

Kami selalu berpegang kepada asas Restorative Justice System atau lebih mengedepankan hukum adat sehingga kita lebih bermartabat.

Melalui kawan kawan media kami mensomasi Terlapor untuk segera meminta maaf kepada klien kami juga kami menunggu iktikat baik dari Terlapor akan tetapi semuanya tidak berhasil

“Brusan sudah kita lapor dan Alhamdulillah sudah diterima oleh pihak polres, kita lihat saja nanti perkembangannya,” Ujar Presidium FAAM.(bst)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed